Setelah sukses dihari pertama dengan acara “Hijab Fashion
Show dan Tari Daerah, pengurus sturkural serta fungsionalis ISMA kembali
bersemangat untuk mensukseskan hari kedua. Pada hari ini, lebih banyak kegiatan
yang diselenggarakan pihak panitia GEMS. Seperti halnya kemarin, pada pukul 07.00
Wib, sudah banyak peserta bazar yang menyusun pamerannya di Stand GEMS. Pagi ini acara di buka mulai
pukul 08.00 wib, dengan perlombaan Ranking #1.
Tepat jam delapan pagi peserta hanya kumpul 2 orang saja,
dengan ini maka panitia pun sempat kebingungan juga untuk meyelenggarakan
acara. Akhirnya panitia GEMS mengambil
Inisiatif blusukan ke berbagai fakultas untuk mencari peserta, meskipun harus
bersusah payah dan banyak penolakan dari berbagai mahasiswa, namun hasilnya
banyak juga yang tertarik untuk berpartisipasi dalam acara ini. Sempat tertunda
selama 1 jam lebih untuk menunggu seluruh peserta lomba, akhirnya acara
terlaksana satu jam kemudian.
Kemeriahanpun berlangsung di panggung GEMS, tak kalah
serunya dengan acara kemarin, hari ini penonton hampir dua kali lipat banyaknya
dibandingkan hari kemarin. Dalam hal ini para peserta pun di tuntut adu
ketangkasan bukan hanya adu kecerdasan saja “Soal yang diberikan kepada peserta lomba, tergolong sangat mudah, hanya
saja agak sedikit diperlukan kecerdasan dalam mendengarkan dan mengolah soal,
terdiri dari soal Matematika, Bahasa Inggris, IPS, IPA, serta Pengetahuan
tentang GEMS, hal ini tidak jauh beda dengan pengetahuan kita waktu masih SD
dulu”, ujar Rendy Sanjaya selaku Pembawa acara dalam perlombaan Ranking #1.
Perlombaan Ranking #1 berlansung dalam empat sesi, dan
tiga orang yang bertahan setiap sesinya lolos ke babak final yang akan
dilangsungkan Ba’da Ashar. Pada tahap penyisihan ini, di ikuti kurang-lebih
seratus orang peserta dari berbagai fakultas di Universitas Islam Negri
Sumatera Utara. Sesi acara penyisihan telah berakhir menjelang adzan Dzuhur,
dan meynisahkan 12 orang yang akan maju ke final.
| Lomba Bussiness Plan |
Setelah shalat Dzuhur berjama’ah, acara pekan Gebyar
Ekonomi Manajemen Syariah (GEMS) kembali dilanjutkan kali ini aksinya bukan di
panggung GEMS, melainkan di Fakultas Ekonomi Bisnis islam. Acara lomba “Bussiness Plan” segera dilaksanakan, “acara ini dilakukan guna mempertimbangkan
apakah Bisnis yang diajukan para peserta layak atau tidaknya serta penilaianya
kedepan baik itu dari segi Break Event Point (BEP), ketahanan waktu, biaya,
wilayah, kondisi produk, serta pangsa pasarnya” tutur Zulfahmi Lubis selaku
Kabid Bussiness Plan.
Kegiatan ini diikuti dari berbagai kampus di Sumatera
Utara, juga para peserta terdiri dari perkelompok Maupun Individu perorangan.
Sedangkan Penilaian terdiri dari tiga
orang Dewan Juri. Selanjutnya satu persatu peserta lomba pun mempresentasikan hasil karyanya, hingga waktu
menunjukan pukul tiga sore, acara Bussiness Plan selesai. Kegiatan ini
berlangsung tertutup di salah satu ruangan FEBI, bahkan para peserta yang akan
tampil tidak diijinkan masuk kedalam ruangan selain Panitia.
| Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) |
Dalam waktu dan jam yang sama, sedang berlangsung pula
presentasi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), adapun tema yang ditentukan Panitia
GEMS adalah “Berbagai Upaya Dan Inovasi
Dalam Menangkap Peluang Kerja di Industi Keuangan Syariah”. Acara ini sama
halnya dengan agenda Bussiness Plan diatas, tidak berlangsung di panggung GEMS,
terselenggara secara tertutup dan juga
di tampilkan di salah satu Ruangan FEBI.
Dalam
kurun waktu yang tidak lama, setelah Shalat Ashar, panitia melanjutkan Agenda
Ranking #1, diatas panggung telah hadir 12 orang peserta yang Lolos dari
penyisihan pagi tadi. Namun acara ini dibagi dalam dua Group, dan hanya satu
orang dari Group yang akan beradu ketangkasan di final. Pada acara sore ini pun
tak kalah meriahnya dengan acara tadi pagi, penonton pun masih bersemangat
menikmati pertunjukan yang diselenggarakan panitia GEMS. Setelah melalui proses
adu ketangkasan maka juaranya langsung terpilih, namun untuk seluruh pembagian
hadiah dan trofinya, pihak panitia akan membagikan dan mengumumkan pada hari
ketiga, dan Puncak acara.
Setelah
acara lomba Ranking #1 berakhir dengan meriah, panitia pun melanjutkan tinjauan
peserta Bazar. “Para peserta tidak hanya
saja untuk menjual produk yang mereka pasarkan, namun juga akan dinilai dari
segi kebersihan Stand dan area, keuntungan penjualan, jumlah produk yang
terjual, serta Produk unik dan prospek bisnisnya kedepannya” ungkap Alvin
selaku Kabid Bazar. Setelah dinilai dari berbagai aspek, maka Point yang
tertinggilah yang mendapat predikat Bazar terbaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar